Kamis, 18 Agustus 2011

Tips mendidik anak

Berikut ini adalah email kiriman dari seorang rekan yang mungkin dapat bermanfaat bagi para pembina GABI dimana pun berada. Semoga kutipan dari email yang kami terima ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua.

Setiap orang pernah menjadi anak-anak dan sejak dari masa anak-anak hingga sekarang inilah yang membentuk diri kita saat ini. Email yang saya baca hari ini saya rasa tidak hanya cocok untuk anak2... tapi juga buat diri kita.

Masa anak-anak kita sudah berlalu, tetapi akibat didikan / kebiasaan / kenangan di masa kecil sedikit banyak pasti meninggalkan jejak berupa sifat / karakter/ tabiat kita entah yg baik atau yg jelek disaat ini.

Buat yang sudah punya tabiat baik, bersyukurlah dan tetap dipelihara :D. Buat yang punya tabiat jelek, tetap bersyukur karena masih bertemu Dharma (kebenaran) shg masih bisa belajar mengubah yg jelek jadi netral / positif..

No body's perfect! But we can aim to be perfect as a Buddha one day and try to start it from now!

Dengan adanya kesadaran bahwa dalam diri kita, dalam diri anak-anak, dan dalam diri setiap makhluk ada Buddha kecil disana.. semoga tulisan dibawah ini membuat kita terjaga dengan apa yang kita pikirkan, ucapkan, dan lakukan. Sehingga Buddha kecil yang ada di diri kita dan di diri orang yang sedang berinteraksi dengan kita, makin lama makin besar dan bersinar dengan terang dan jernih.

Tips mendidik anak ........

Jika anak dibesarkan dengan celaan,
ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan,
ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan,
ia belajar gelisah
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba,
ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan olok-olok,
ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan iri hati,
ia belajar kedengkian
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan,
ia belajar merasa bersalah
Jika anak dibesarkan dengan dorongan,
ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi,
ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian,
ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan,
ia belajar mencintai
Jika anak dibesarkan dengan dukungan,
ia belajar menyenangi diri
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan,
ia belajar mengenali tujuan
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi,
ia belajar kedermawanan
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan,
ia belajar kebenaran dan keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman,
ia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan,
ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Jika anak dibesarkan dengan ketentraman,
ia belajar berdamai dengan pikiran

-Save the children with love & compassion-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar